Hmm.. Maret.. Bulan
ini adalah transisi. Transisi masa menunggu. Ya, menunggu pengumuman TKD.
Karena di bulan ini aku resmi meninggalkan pekerjaanku yang sudah dijalani
selama 4 bulan di salah satu KAP di Jakarta. Maret adalah saatnya aku pulang,
menjajaki kampung halaman kembali setelah merantau di ibu kota. Pulang kampung
adalah rutinitas tahunanku sebagaimana biasa. Hanya saja, kali ini tidak hanya
raga dan sekoper baju yang pulang, tetapi hampir seluruh barang beserta
teman-temannya ikut dipulangkan. Tak ubahnya seperti istri yang minta
dipulangkan ke rumah orang tua. Haha
Ada sesuatu yang
berbeda memang dari kepulangan ini. Tak ada lagi yang tersisa di tempat
perantauan. Yang tertinggal hanyalah kenangan selama 3 tahun yang banyak
memberi pengalaman dan pelajaran berharga, terlebih masa-masa setelah wisuda.
Sekitar 2 jam perjalanan udara membawaku ke Kuala Namu International Airport.
Tiba-tiba seperti ada yang mendesak untuk keluar di sudut mata. Tak tertahan,
dan pecahlah sudah. Entah apa penyebabnya. Bisa jadi karena meninggalkan
perantauan untuk waktu yang lama, atau haru karena akhirnya pulang, atau bisa
jadi sebab lain yang tak terdefinisi. Seperti nol dibagi nol, undefined. Langsung saja aku hapus tetesan itu,
berhubung sendiri, takut ketauan penumpang sebelah. Gak lucu aja kan kalo
diliatin, ditambah aku sambil meluk si 'gembul' (gembul : boneka lebah
pemberian temen).Berasa kayak galau tingkat dewa gitu kan jadinya. Padahal
lebay aja sih. Haha.
Seperti yang pernah
aku tulis sebelumnya, setiap diri butuh yang namanya pulang. Entah itu untuk
liburan sambil nunggu TKD, magang sambil nunggu TKD, Ngumpul bareng keluarga
sambil nunggu TKD.Yang ujung-ujungnya semua bermuara ke TKD, hehe. Kalo
istilahnya, udah fitrahnya. Silahkan saja berkarya seluas mungkin, tapi jangan
pernah lupa akan kewajiban selanjutnya, TKD. #kekeuh
Apalagi dengan
adanya Press Release IV, yang mengatakan kalo TKD direncanakan "dalam
waktu dekat" . Nah lhooo .. Jeng jeng …
Sedekat apapun yang
dimaksud, berikhtiarlah sesegera mungkin <--- Nasehat buat diri sendiri.
Belajar bertanggung jawab. Belajar untuk meyelesaikan apa yang sudah dimulai.
(Jadi inget sesuatu, film Negeri 5 Menara :D). Jangan kecewakan mereka. Mereka
yang senantiasa mengharapkan kebaikan bagi masa depanmu.
Jangan biarkan doa
orang tua kita menjadi berat sebelah, hanya karena sulitnya kita untuk memulai.
Sekecil apapun usaha, akan ada ganjarannya. Itulah janji-Nya ;) (QS. Az-Zalzalah: 7-8).
Kelulusan 100%
STANers 2010 adalah harapan kita semua yang tentu bisa diwujudkan dengan
kesungguhan. Karena keberhasilan adalah hukum alam bagi mereka yang
bersungguh-sungguh (^^)9 .