Saturday, 28 December 2013

Betapa Istimewanya Kamu :)



Istimewa.. suatu kata yang biasa digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang tidak biasa dan memiliki nilai lebih, dikira PPN (red: Pajak Pertambahan Nilai), nilai lebih -__- . Yasudah, tidak usah diperdebatkan, intinya begitu. Simpelnya, sesuatu atau mungkin seseorang bakal dikategorikan istimewa jika sesuatu itu memberi kesan mendalam. Nah, di sini saya mau sedikit memaparkan tentang sesuatu yang menurut saya salah satu yang istimewa di antara yang istimewa lainnya. Kita tahu bahwa Al-Quran terdiri dari 114 surat. Dari sekian banyak surat tersebut, saya terlanjur jatuh hati dengan surat Al-Mulk, yang artinya kerajaan. Surat ke 67, juz 29 ini terdiri dari 30 ayat, merupakan surat Makiyyah (surat yang diturunkan sebelum Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah). Surat ini disebut juga surat “At-Tabaarak”, yang artinya Maha Suci. Walau begitu, bukan berarti surat yang lain tidak istimewa. Hanya sayanya saja yang belum memaknai lebih banyak. So, yuk sama2 kejar target :D.

Perkenalan lebih dalam dengan surat ini berawal dari kakak saya. Sang kakak yang gemar mendengar dan menghafal murattal membaginya pada adiknya ini yang memang masih sangat perlu dipengaruhi :D. Lupa kapan tepatnya, dan kebetulan lantunan surat Al-Mulk ini merupakan versi Yusuf Mansur. Hampir tiap pagi si kakak muter kenceng2 murattal Al-Mulk. Subahanallah, suara ustadz yang satu ini sangat menggetarkan. Terlepas dari indahnya lantunan suara, ternyata makna dari Al-Mulk itu sendiri luar biasa. Buat yang penasaran, boleh langsung dibuka Al-Quran terjemahannya :). Dari namanya saja Al-Mulk, kerajaan. Di dalamnya menggambarkan akan kebesaran dan kekuasaan Allah atas segala apa yang ada di langit dan di bumi. Di awal surat dikatakan bahwa DIA menjadikan mati dan hidup untuk menguji kita, mana yang lebih baik amalnya. Semoga kita dimudahkan & diistiqomahkan menjadi orang2 yang memikirkan dan mengumpulkan bekal untuk lulus ujian-Nya. Bagian yang cukup membuat saya merenung adalah tentang penciptaan. Berikut beberapa ayatnya.

“Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang. Adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang?.
Kemudian pandanglah sekali lagi niscaya penglihatanmu akan kembali kepadamu tanpa menemukan cacat dan pandanganmu dalam keadaan letih.”
(Al-Mulk: 3-4)
“Tidakkah mereka memerhatikan burung-burung yang mengembangkan dan mengatupkan sayapnya di atas mereka? Tidak ada yang menahannya (di udara) selain Yang Maha Pengasih. Sungguh, DIA Maha Melihat segala sesuatu.” (Al-Mulk: 19)
Katakanlah, “DIA-lah yang menciptakan kamu dan menjadikan pendengaran, penglihatan, dan hati nurani bagi kamu. (Tetapi) sedikit sekali kamu bersyukur.” (Al-Mulk: 23)
Katakanlah (Muhammad), “Terangkanlah kepadaku jika sumber air kamu menjadi kering; maka siapa yang akan memberimu air yang mengalir?” (Al-Mulk: 30)

Tidak banyak yang mau saya katakan di sini. Hanya mari sama2 kita renungkan isi dari surat Al-Mulk ini. Karena bagaimana pun kita perlu perenungan. Semoga dengan mendalami surat Al-Mulk ini semakin membuat kita menghargai dan merasakan kebesaran Allah dalam kehidupan sehari-hari kita.
Semoga kita diistiqomahkan dalam kebaikan karena setiap diri itu berproses.
Semangat berproses! (^^)9

No comments:

Post a Comment